Arsip Tag: minerva

Sejarah Minerva


Mr Sylvain de Jong, lahir di Amsterdam pada tanggal 5 Januari tahun 1868,  pada usia 13 tahun dengan orangtuanya dan dua saudara pindah ke Brussels Belgia. Setelah bekerja selama beberapa tahun sebagai wartawan, ia pergi ke Inggris untuk mempelajari cara produksi sepeda. Pada 1895, S. de Jong, saudara-saudaranya dan investor lainnya mulai mendirikan pabrik di Antwerp, untuk memproduksi dan memperbaiki sepeda. Untuk sepeda ini, mereka memilih nama “Mercury”. Hanya dua tahun kemudian, setelah terjadi perselisihan dengan investor lainnya, S. de Jong membuat usaha baru pada 15 Oktober 1897  dengan sebutan “S. de Jong & Co”. Kali ini dia memilih nama “Minerva” untuk pabrik baru di Antwerp. Minerva adalah dewi Romawi, putri dari Jupiter, digambarkan sebagai putri dengan memakai baju besi lengkap. Dia adalah Dewi pelindung prajurit, dewi pengetahuan dan kebijaksanaan dan dewi pengrajin dan industri.

Athena_Minerva_Greek_Goddess_Statue_01

Pada tahun 1900, S. De Jong & Co membeli mesin dari pabrik  Neuchâtel – Swiss rancangan Zürcher & Lüthi. Zürcher & Lüthi tidak hanya membuat mesin, tapi mereka juga mematenkan set-up mesin pada sepeda. Lanjutkan membaca Sejarah Minerva

Seandainya dipasarkan disini, Zhongshen RX-3 ini mungkin bisa mengisi celah yang belum terjamah


Pasar motor di Indonesia memang sangat menggiurkan para produsen motor dunia, Indonesia memiliki penduduk lebih dari 250 juta jiwa dengan berbagai ragam pendidikan, pekerjaan dan latar belakang memberikan magnet tersendiri bagi produsen asing berlomba-lomba membawa produknya kemari. Para pemain lama terus saja menggelontori jalanan negeri ini dengan produk-produk baru tanpa ada ketakutan jika jualannya tidak laku. Kegilaan biker Indonesia dengan kefanatikan mereka sangat dimanfaatkan para produsen untuk terus mengambil keuntungan dengan bermacam jenis dan type sepeda motor. Sebut saja produk sport, cub, skuter matic dan juga kelas dirtbike.

Dari sekian jenis sepeda motor yang ada di Indonesia, ada satu type yang belum dilirik oleh produsen disini. Type tersebut adalah Dual Purpose yang lebih cenderung ke sport touring. Sebenarnya ada kandidat untuk mengisi celah ini, karena biker Indonesia terkadang terlalu nekat dengan membawa motor yang bukan peruntukkannya untuk touring  gila-gilaan sehingga sering terdengar kabar motor “A” macet karena dibawa naik ke Bromo dan sebagainya. Kandidat ini adalah Zhongshen ZS250GY-3 atau dikenal dengan sebutan RX3.

Zhongshen RX-3

Dengan tampilan dan aksesoris yang cukup komplit seperti box, engine guard dan wind shield sangat mencukupi untuk touring gila ala biker Indonesia. Saya rasa motor ini bisa memuaskan hasrat pemakainya menjelajah medan dan jalanan kita yang beraneka ragam kontur dan jenisnya. Lanjutkan membaca Seandainya dipasarkan disini, Zhongshen RX-3 ini mungkin bisa mengisi celah yang belum terjamah

Ini toh… Mesin Minerva RX150


Sejak kabar kemunculannya di Indonesia, Minerva RX150 ini membuat penasaran publik penggemar motor sport berfairing. Dengan desain yang nyaris mirip dengan Yamaha R125 memberikan warna baru desain motor sport di Indonesia.
image

Ditambah lagi dengan gencarnya berita dan video tentang kembarannya di Vietnam dengan nama Visitor Phoenix yang mengusung mesin dua cylinder 175cc, semakin melambungkan harapan akan hadirnya Minerva RX150 dengan basis mesin yang sama.

image

Akan tetapi harapan tersebut sirna, walaupun dari sisi teknologi mesin RX150 sudah mengalami peningkatan dari 150VX yaitu penggunaan pendingin air. Tetapi basis mesin dan power yang dihasilkan tidak jauh berbeda. Penasaran dengan mesin RX150? Berikut gambar yang saya dapat dari grup minerva-id.

Lanjutkan membaca Ini toh… Mesin Minerva RX150

With great power comes great responsibility


Sebelumnya mohon maaf, karena urusan kerjaan beberapa hari ini tidak sempat curcol disini 😀
3 pabrikan  jepang + 1 pemain lokal sudah merilis jagoannya disini, Kawasaki-Honda-Yamaha-Minerva kompak memasarkan mesin 250cc Sport di Indonesia.

image

image

image

image

Tinggal Suzuki yang belum…. Dengan rentang power 25-35 Hp sangat berbahaya jika dikendarai dengan sembrono.
Saya tidak akan membahas sisi teknis produk tersebut karena banyak blog yang sudah membahasnya. Tapi saya hanya bertanya, siapkah konsumen kita menerimanya?
Masih banyak atau malah banyak sekali pengguna jalan khususnya sepeda motor yang tidak bisa mengendalikan dirinya ketika dijalan raya. Kita lihat dijalanan seakan berlaku hukum rimba. Semua mengedepankan hak pribadi dan mengesampingkan hak orang lain. Dan ujung-ujungnya merubah fungsi kendaraan dari sarana transportasi menjadi alat untuk mengurangi laju pertumbuhan penduduk. Sudah seharusnya hal ini menjadi perhatian semua pihak, misalnya produsen harus memberikan edukasi keselamatan berkendara kepada konsumen langsung saat transaksi kendaraan, Regulasi dan peraturan hukum harus benar-benar ditegakkan khususnya pembuatan SIM, safety riding masuk ke pendidikan sekolah, dan yang terpenting adalah kepedulian keselamatan berkendara dilingkungan keluarga.
Meminjam quote uncle Ben di film Spiderman…

with great power comes great responsibility

Posted from WordPress for Android

Masih penasaran dengan mesin Visitor Phoenix R175…


Penyakit penasaran saya belum sembuh! 😥

Kembali saya menyerahkan sepenuhnya kepada mesin pencari, kalau kemarin saya menemukan sedikit petunjuk tentang mesin yang digunakan Visitor Phoenix R175 seperti :

  1. Mesin Twin sejenis dengan Visitor Bios 175
  2. Menggunakan Oil Cooler
  3. Mesin terpasang di Deltabox yang diperkuat dengan down tube (sama dengan Bios 175)

Sebagai pembanding dari keduanya silahkan dicermati pada gambar berikut :

SAMSUNG DIGITAL CAMERA
Phoenix R175
Bios 175
Bios 175

Terlihat kan persamaan dan perbedaannya? 😀

Lanjutkan membaca Masih penasaran dengan mesin Visitor Phoenix R175…

Minerva Madass 125XX


Saat mengantar bu polwan belanja di satu toserba di Bantul, saya melihat ada stand tenda minerva yang memajang sebuah madass kuning yang menyolok mata. Kebetulan saat itu hujan jadinya gak ada yang jaga :mrgreen:

Akhirnya bu polwan saya suruh belanja sendiri (tau sendiri wanita kalo belanja bikin bete 😥 ) sedangkan saya langsung ke target yaitu tenda minerva 😆

Setelah saya amati secara keseluruhan, ternyata Madass tersebut adalah seri XX dengan kapasitas 125cc. Dan saya menilai ada kelebihan dan kekurangan dibandingkan madass generasi sebelumnya.

Nilai plus Madass 125XX ini telah menggunakan garpu depan Upside-down dan dilengkapi dengan oil cooler serta braket dibelakang jok. Lanjutkan membaca Minerva Madass 125XX