Arsip Tag: Ernst Degner

50 years ago: The Ernst Degner story (cerita Ernst Degner, 50 Tahun yang lalu) bagian V


Kita lanjutkan lagi cerita tentang Ernst Degner, kali ini adalah episode terakhir dari cerita ini. 😀

Mimpi Indah yang berubah menjadi mimpi buruk
Beberapa waktu kemudian, kehidupan Degner yang semula sukses dan indah tiba-tiba saja menjadi berantakan. Bermula dari lomba GP Jepang di sirkuit Suzuka, sepeda motor balap Suzuki 250cc 2-stroke Square yang dikendarainya mengalami kecelakaan dan terbakar.

1963_RZ63-II_bw1_450

Kejadian ini membuat dia terlempar jatuh dari sepeda motornya.

10-degner

Degner mengalami pingsan dalam kecelakaan tersebut dan menderita luka bakar wajah yang diperlukan lebih dari 50 kali operasi cangkok kulit.

11-degner

Tidak lama setelah ia pulih dari mimpi buruk di Suzuka tersebut, lagi-lagi dia mengalami sial karena kecelakaan. Degner mengalami patah kaki kanannya saat berlomba di GP Italia di Monza di tahun 1965. Dan di tahun berikutnya ia menderita cedera kepala serius dalam latihan persiapan untuk GP Jepang. Lanjutkan membaca 50 years ago: The Ernst Degner story (cerita Ernst Degner, 50 Tahun yang lalu) bagian V

50 years ago: The Ernst Degner story (cerita Ernst Degner, 50 Tahun yang lalu) bagian IV


Kita teruskan lagi cerita kemarin, pada artikel ini sekilas akan menceritakan kejayaan mesin-mesin 2-stroke pada ajang Grand Prix motor.

Mesin 2 Stroke menaklukkan dunia

Mengetahui rencana balapnya digagalkan, Degner akhirnya melakukan perjalanan menuju ke Jepang, di mana ia menghabiskan waktu enam bulan untuk bekerja keras di departemen balap Suzuki – Departemen balap Suzuki bagaikan surga bagi seorang insinyur balap dibandingkan dengan bengkel kecil MZ.

Ernst_Degner_450

Tugas utama Degner adalah untuk membantu Suzuki menciptakan mesin sepeda motor 125cc 2-stroke baru yang harus menghasilkan power setidaknya 22 hp jika dia ingin menerima bayaran sebesar £ 10.000 200.000 dalam nilai uang saat ini). Lanjutkan membaca 50 years ago: The Ernst Degner story (cerita Ernst Degner, 50 Tahun yang lalu) bagian IV

50 years ago: The Ernst Degner story (cerita Ernst Degner, 50 Tahun yang lalu) bagian III


Mari kita lanjutkan kembali cerita tentang skandal spionase di dunia otomotif balap sepeda motor. Setelah kemarin sampai pada tiga tekhnologi kunci dan keinginan Ernst Degner untuk membelot keluar dari Jerman Timur dengan membawa keluarga dan juga rahasia teknologi Walter Kaaden untuk dijual ke Suzuki.

vertrag

Melarikan diri ke Barat

Selanjutnya Degner menyusun rencana rencana. Dengan sedikit keberuntungan isteri dan kedua anak laki-lakinya akan dapat melakukan perjalanan dari Berlin Timur ke Berlin Barat dengan menggunakan sedikit celah di negeri tirai besi (Uni Soviet) melalui jalur kereta sibuk antara Soviet dan Sektor Inggris.

Rencana pelarian mereka direncanakan pada pagi hari tanggal 13 Agustus, atau sehari setelah Degner melakukan balap di GP Ulster di Dundrod.
Lanjutkan membaca 50 years ago: The Ernst Degner story (cerita Ernst Degner, 50 Tahun yang lalu) bagian III

50 years ago: The Ernst Degner story (cerita Ernst Degner, 50 Tahun yang lalu) bagian II


Kita lanjutkan kembali kisah skandal spionase teknologi sepeda motor yang melibatkan Degner dan juga Kaaden kemarin 😀

Tiga Teknologi kunci mesin 2-stroke

Pada masa pertengahan tahun 50an, mesin-mesin balap berteknologi 2-stroke dianggap telah habis masa kejayaannya karena selalu kalah dengan mesin 4-stroke. Itulah sebabnya mengapa sebagian besar orang yang ada di paddock GP di Nurburgring tertawa ketika melihat Tim MZ dengan mesin 2-stroke muncul untuk debut pertama GP dalam sebuah van agak berantakan berisikan sepasang sepeda motor balap 125 cc 2-stroke yang terlihat jadul dibanding tim balap lainnya.

05

Yang tidak diketahui oleh tim-tim balap lainnya adalah, bahwa Tim MZ dibawah pimpinan Walter Kaaden ini telah menggunakan dan menerapkan pengetahuannya yang ia dapatkan di Peenemünde (pabrik roket Hitler tempat dulu dia bekerja) untuk mengubah MZ yang kelihatan jadul menjadi sebuah ancaman yang nyata untuk mengalahkan semua mesin balap 4-stroke. Lanjutkan membaca 50 years ago: The Ernst Degner story (cerita Ernst Degner, 50 Tahun yang lalu) bagian II

50 years ago: The Ernst Degner story (cerita Ernst Degner, 50 Tahun yang lalu) bagian I


Sebenarnya ini adalah artikel dari buku yang berjudul “Stealing Speed” yang dipublish oleh penulisnya sendiri Matt Oxley pada website motorcyclenews.com pada tanggal 27 Desember 2012. Artikel ini bercerita tentang skandal pencurian teknologi balap sepeda motor yang menjadi sejarah dari Grand Prix sepeda motor. Berikut ini cerita dan terjemahan bebas dari artikel tersebut 😀

cover_V11

50 tahun yang lalu (kalau sekarang 2014 berarti 52 tahun), Suzuki memenangkan kejuaraan dunia Grand Prix motor untuk pertama kalinya dengan menggunakan sepeda motor mungilnya. Sepeda motor 50cc RM62 bertenaga 8 hp dan kecepatan 90mph dengan pembalapnya Ernst Degner berhasil naik podium 50cc perdana di Oktober 1962. Itu adalah sepeda motor mengagumkan, kesuksesan tersebut  adalah momen bersejarah bagi suzuki karena ini juga merupakan titel juara dunia pertama Suzuki yang dimenangkan lewat mesin 2-stroke-nya. Lanjutkan membaca 50 years ago: The Ernst Degner story (cerita Ernst Degner, 50 Tahun yang lalu) bagian I

Legenda motor balap Suzuki RM62


Mari kita lanjutkan kembali artikel tentang legenda motor balap Suzuki, setelah kemarin sampai pada Suzuki RT61 sekarang kita beralih ke Suzuki RM62.

suzuki50rm62left

Setelah bergabungnya Ernst Degner ke tim Suzuki seperti pada artikel sebelumnya, maka perlahan Suzuki mulai menapak jalur juara. Kedatangan Ernst Degner memberikan banyak masukan kepada tim teknis Suzuki untuk mengembangkan mesin balapnya dengan sentuhan teknologi mesin dari MZ yang dibawanya. Ada cerita yang mengiringi kepergian Degner ke Suzuki, dari pihak Degner dia menolak dikatakan memutus kontrak dengan MZ namun seorang Walter Kaaden, seorang teknisi mesin jenius MZ 2-stroke tidak akan memaafkan apa yang Degner lakukan karena mencuri teknologinya. Wah… menarik untuk dibahas nih! 😀

62suzukirmengineleft

Mesin diatas adalah mesin balap Suzuki 50cc yang sudah mengadopsi desain teknologi Walter Kaaden dari MZ. Dan berikut ini gambaran teknologi pada mesin tersebut :
Lanjutkan membaca Legenda motor balap Suzuki RM62

Legenda motor balap Suzuki (RT61)


Kembali melanjutkan cerita yang tertunda 😀

Setelah pada artikel terdahulu sampai pada Suzuki Colleda RT60 maka pada kesempatan ini saya akan melanjutkan legenda motor balap Suzuki bernama Suzuki RT61.

Pada tahun 1961, Tim balap Suzuki meninggalkan nama “colleda” dan selanjutnya kembali berpartisipasi pada gelaran balap Isle Of Man TT sebagai Tim Suzuki. Pada balapan tersebut Tim Suzuki membawa dua sepeda motor dengan kapasitas mesin yang berbeda. Yaitu Suzuki RT61 dan Suzuki RV61.

1961_RT61_bw_450

Suzuki RT61 1961
Engine type: Air-cooled 124.62 cc parallel twin rotary valve 2-stroke. 15 ps/ 10.000 rpm.
Bore x stroke: 44 x 41 mm
Carburetor type: M22
Compression ratio: 8.8:1
Top speed: 150 kph
Clutch type: Dry multiple plates
Transmission: 6 speeds
Tyres: 2.50-18 / 2.50-18
Brake type (front): 2 drums, 1 cam
Brake type (rear): 1 drum, 1 cam Lanjutkan membaca Legenda motor balap Suzuki (RT61)