Kloningan Bajaj Pulsar 200 dan 135 dari Tiongkok


Maunya ketawa terus kalau ingat motor antik seperti Bajaj Pulsar yang saya punya ini ada juga yang nekat mengkloningnya di negeri Tiongkok 😆

Monggo dilihat bersama 😀

4

2

 

Specification

  Drive system: Chain drive
 Front and rear shock: Straight tube front & rear double shock absorbers
 Electric and speedmeter:   Machinery meter
Lighting system:  Normal Bulb
 Exhaust system : Single exhaust
 Switch control system: Normal Switch
Cylinder diameter: 63
Piston stroke: 49.5
Battery type:  12V7AH
Max power [kw/r/min]: 10.2/7000
Max torque [N.m/r/min]: 13.5/6000
Ground clearance (mm): 130
 Compression ratio: 8.6:1
Net weight (kg) 130
Max loadage (kg): 150
Economic oil consumption <2.5L/100KM
Climbing capacity: >20°
Speed change Five Gears

Bahkan Bajaj Pulsar 135 saja disana naik kelas menjadi 200cc 😀
5

ENGINE TYPE 200cc, 4 Stroke
Displacement 198.0ml
Engine Single Cylinder, 4 Stroke
Bore & Stroke 74.0mm×58.0mm
Cooling System Air Cooled
Compression Ratio 9.80:1
Fuel feed 90#
Max Power( Kw/rpm) 15.4kW(7500r/min)
Max Torque(N.M/rpm) 19.7Nm(6500r/min)
Max Speed 125 kmph
Ground clearance 210mm
Fuel consumption 2.4L/100KM
Ignition CDI
Fuel tank capacity 13L
Starting System Electric+kick start
Front Brakes Disc brake
Rear Brake Drum brake
Front suspension Hydraulic Suspension
Rear suspension Hydraulic Suspension
Front tires 2.75-17
Rear tires 100/90-17
Wheel Base 1320 mm

Bagaimana menurut anda tentang motor antik ini 😀

Legenda Motor Balap Honda (RC114)


Kita lanjutkan kembali sejarah Honda di dunia balap, setelah pada artikel yang lalu sampai pada motor Honda RC113  kini kita beralih ke Honda RC114.

Tidak banyak yang bisa digali dari motor ini, hanya saja spesifikasi masih sama dengan Honda RC113 yaitu 50cc Twin cylinder DOHC Engine.

Honda RC114, twin 50cc .1964 racer-1a

Jika dicermati dan dibandingkan dengan RC113, Honda RC114 ini terdapat perbedaan fisik pada bagian mesin, terlihat bahwa bak kopling lebih besar dan karburator yang berbeda.

Honda RC114, twin 50cc .1964 racer-2a

RC114 menggunakan klep berdiameter 13mm untuk intake dan 12mm untuk exhaust. Mesin ini sanggup berputar hingga 19.000 rpm.

Berikut ini gambar mesin yang saya dapat di google tentang Honda RC114.

rc114engineright

dan ini gambar utuhnya 😀

rc114

Demikian sekelumit informasi dari Honda RC114, semoga bermanfaat dan menambah wawasan kita bersama 😉

Masih penasaran dengan mesin Visitor Phoenix R175…


Penyakit penasaran saya belum sembuh! đŸ˜„

Kembali saya menyerahkan sepenuhnya kepada mesin pencari, kalau kemarin saya menemukan sedikit petunjuk tentang mesin yang digunakan Visitor Phoenix R175 seperti :

  1. Mesin Twin sejenis dengan Visitor Bios 175
  2. Menggunakan Oil Cooler
  3. Mesin terpasang di Deltabox yang diperkuat dengan down tube (sama dengan Bios 175)

Sebagai pembanding dari keduanya silahkan dicermati pada gambar berikut :

SAMSUNG DIGITAL CAMERA
Phoenix R175
Bios 175
Bios 175

Terlihat kan persamaan dan perbedaannya? 😀

Lanjutkan membaca Masih penasaran dengan mesin Visitor Phoenix R175… →

Asli, penasaran banget dengan mesin Visitor Phoenix 175


Lagi heboh berita dimana Minerva Indonesia sedang melakukan test ketahanan pada produk-produk barunya, salah satu diantaranya yang cukup menarik perhatian adalah replika dari Yamaha R125. Secara bentuk memang sangat racy  dengan buritan lancip, swing arm dan body yang menyiratkan motor kencang :mrgreen:

Yamaha YZF-R 125 fiat rep  2
R125 Asli!

Banyak kabar yang mengatakan, bahwa Minerva Indonesia masih mempertahankan mesin yang dipakai pada generasi R150VX pada motor baru yang juga kabarnya mencomot Body R125 dari pabrikan Vietnam Visitor. Lanjutkan membaca Asli, penasaran banget dengan mesin Visitor Phoenix 175 →

Genap 6 tahun… CDI 6420NG RIP.


Ada cerita menyebalkan pada hari senin dua minggu yang lalu. Udah pagi-pagi dandan rapi berangkat kerja mencari sesuap nasi. Seperti biasa si 6420NG alias Pulsar200 saya panasi mesinnya.

IMG_20140109_121339

Mesin menyala normal tidak ada kendala. Akhirnya setelah pamitan dengan mantan pacar akhirnya saya berangkat. Sekitar tiga (3) km dari rumah, selepas lampu merah simpang lima saya ambil kanan, dengan gagahnya ada di posisi terdepan dengan kecepatan normal 60-70kpj. Setelah 300m dari lampu merah tadi mesin tiba-tiba mati… haduh! Langsung tuas kopling saya tekan sampai motor berhenti sendiri. Pikiran udah macem-macem. Antara kaget, bingung, penasaran dan malu :mrgreen:
Motor langsung saya tepikan, tengak-tengok cari pekarangan orang yang banyak pohonnya. Lalu sambil menahan dongkol saya dorong kesana. Nggak keren kalau orang mau kerja pake acara dorong motor, Pulsar lagi. 😆
Langsung tools kit standar saya buka. Busi adalah yang pertama saya cek. Ternyata yang kiri ada apinya sedang yang kanan mati. Waaa…. langsung keingat, waktu touring ke Pacitan dengan TMCBlog dulu pas pulang motor terasa gak enak. BBM juga boros.

tp3

img_20130608_155752

Sampai dirumah saya cek ternyata busi mati sebelah. Karena darurat dan lagi bokek, akhirnya langsung pake ilmu mekanik jadul… CDI saya lepas dan direbus air mendidih. :mrgreen: ternyata bisa bertahan hampir 10 bulan. (catatan : Motor jarang dipakai selama musim hujan) Dan untuk kali ini CDI benar-benar dead alias mampus Rest In Peace. Lanjutkan membaca Genap 6 tahun… CDI 6420NG RIP. →

Legenda Motor Balap Honda (RC113)


Kita lanjutkan kembali cerita tentang sejarah motor balap Honda. Setelah pada artikel terdahulu sampai kepada Honda RC112, sekarang kita teruskan ke kode berikutnya yaitu Honda RC113.

Sejatinya Honda RC113 merupakan pengembangan dari RC112. Perubahan mendasar ada pada penggunaan klep yang menjadi 4 biji dari semula 2 biji.

Honda RC113, twin 50cc .1964 racer-1

Berikut ini spesifikasinya :

4 valve DOHC engine, 49.61cc, bore 33.0mm x 29.0mm stroke, listing over 10bhp at 19,000rpm, transistor ignition, 2 carbs ( piston valve), wet sump, 9 speed gearbox, 53kg machine weight, front brake a push bike caliper type, rear 2LS drum, 2.00-18 front and 2.25-18 rear tyres, max. Speed over 140Kph.

Penambahan klep membuat head silinder sedikit bertambah lebar. Tapi hebatnya menurut spesifikasi dan data yang ada bobot mesin jauh lebih ringan dari RC112. Wew… bagian apa yang dbuang/dikurangi bobotnya ya? :mrgreen:

062-rc113

Mulai rumit dan ruwet juga nih mesin 😆

rc113632

Dan kalau mas bro sekalian cermat, ada bagian yang bikin ketawa ngakak bin ngekek. Coba lihat dengan seksama mekanisme rem depan motor balap ini. Bukankah beda dengan rem depan teromol yang digunakan pada RC112? :mrgreen: Lanjutkan membaca Legenda Motor Balap Honda (RC113) →

Tentang Yamaha R15, Cross Check sangat diperlukan sebelum publish artikel


Pagi ini iseng-iseng baca berbagai artikel tentang jagoan baru Yamaha Indonesia yang kabarnya langsung Sold Out penjualan via order online. Memang, sebagai salah satu produk baru R15 memberikan suasana fresh dan exciting bagi dunia otomotif roda dua di Indonesia.

wpid-r15-special-edition-motogp-livery-indent-online-jpg1

Tapi ada sebuah tulisan di sebuah web yang sekiranya perlu diluruskan kembali atau dibetulkan kembali. Karena menulis spesifikasi R15 ini dengan menyebutkan bahwa rangka terbuat dari Aluminium 😀

Berikut ini screen capture-nya 😉

Lanjutkan membaca Tentang Yamaha R15, Cross Check sangat diperlukan sebelum publish artikel →