Seandainya Ducati bikin bebek super….


Sudah lama nggak main senam jari di keyboard jadul saya… :mrgreen:

Kali ini sekedar coretan iseng saja, seandainya pabrikan yang terkenal hanya memproduksi motor sport batangan yaitu Ducati iseng atau jahil bikin bebek super dengan mesin desmodromic single cylinder. 😆

Sebenarnya bukan hal yang sulit bagi pabrik Ducati merealisasikannya, karena Ducati sendiri memiliki mesin Desmo single cylinder yang pernah diproduksi dalam edisi yang “sangat terbatas” (hanya 67 unit) direntang tahun 1993-1997.

Sebelumnya mari kita kenalan dengan Ducati Supermono 549cc

Spesifikasi :

  • manufacture : Ducati
  • Production    : 1993-1997 ( 65 built 93′-95′, 2 built 96′-97′ ) Total 67
  • Engine             : 549/572 cc 4-valve desmodromicsingle
  • Compression ratio : 12:1
  • Weber fuel injection
  • Top Speed      : 141 mph (227 km/h)
  • Power              : 61.4 hp (46 kW) @ 9750 rpm
  • Torque            : 37 lb·ft (50 N·m) @ 8000 rpm
  • Transmission : 6 speed

Sejarah singkatnya, Ducati Supermono dirancang sebagai motor balap pada kejuaraan balap di eropa (Supermono) sebagai pembuka ajang Kejuaraan World Superbike dimana mesin yang digunakan merupakan mesin single cylinder. Supermono merupakan ajang bagi para pembalap muda menuju tingkat yang lebih tinggi (WSBK). Pembalap selandia baru bernama Robert Holden tercatat sebagai pembalap tersukses menggunakan Ducati supermono ini, pada tahun 1994  dia menempati posisi kedua dalam the Isle of Man TT, kemudian tahun 1995 memenangkan singles title pada kejuaraan yang sama. Di tahun yang sama Holden juga memenangkan balap NW 200 Supermono class di Irlandia. Tapi di tahun1996 nasib tragis menimpanya, dia meninggal saat latihan di kejuaraan balap  the Isle of Man TT. 😦 Lanjutkan membaca Seandainya Ducati bikin bebek super….

Ducati Cucciolo si anjing kecil!


Mendengar nama Ducati, kita pasti terus membayangkan sebuah kendaraan eksotis roda dua asal italia. Ducati sering disebut sebagai Ferari nya sepeda motor. memang tidak berlebihan, karena dengan performa dan kualitas produk yang dibuat sangat eksklusif secara tidak langsung memberikan gengsi dan kebanggaan tersendiri bagi mereka yang memilikinya 😀

Dari varian yang beredar saat ini kita dibuat sangat takjub dan terpesona, mulai varian streetfighter sampai dengan sport. Tapi disini saya tidak akan membahas varian-varian tersebut. Saya lebih tertarik kepada satu produk Ducati yang mendapat sebutan “Cucciolo” atau little puppy atau anjing kecil atau “Asu Cilik” :mrgreen: Lanjutkan membaca Ducati Cucciolo si anjing kecil!

Curtiss Marvel (1911)


Perasaan sudah sekian lama tidak belajar sejarah sepeda motor dunia 😀

Kali ini ada sebuah sepeda motor dengan nama Marvel (Amerika), tidak banyak data yang didapat dari si Marvel ini. Hanya disebutkan Perusahaan sepeda motor ini didirikan oleh C. Leonard Waters, Elizabeth H. Waters, dan Glenn H. Curtiss, pada tahun 1910. Hal yang menarik di sepeda motor ini selain warnanya yang serba putih (mirip kuda Pangeran Diponegoro), adalah konstruksi mesinnya yang menggunakan OHV (Over Head Valve). masih sangat jarang produksi kendaraan bermotor waktu (1910-1911) itu yang menggunakan sistem ini.

mari kita lihat bersama :

Tampak dari sisi kanan, gagah tapi anggun…

belt nya panjang bener ya! trus roda belt nya juga gede (buat ngejar akselerasi kali!) :mrgreen: Lanjutkan membaca Curtiss Marvel (1911)

Kelanjutan Pembuatan Kucing Ireng 2.0


Perasaan tiap hari senin kok mualesss buanget ya! 😦

Tapi walaupun males, saya masih ada waktu untuk mengisi catatan saya ini tentang kelanjutan pembuatan Sepeda Bermesin alias Kucing Ireng versi 2.0.

Kondisi terakhir Kucing Ireng adalah finalisasi frame, yaitu dengan melengkapi engine mounting dan beberapa modifikasi kecil.

Selanjutnya pada akhir bulan kemarin rangka yang sudah siap sudah masuk ke tahap painting. khususnya pemberian cat dasar (epoxy) dan dempul pada bagian yang perlu dihaluskan (bekas las).

Ini bagian front fork dan suspensinya. 😀

Dan ini bagian frame yang siap di cat 😀 Lanjutkan membaca Kelanjutan Pembuatan Kucing Ireng 2.0

Honda Dax saudaranya si Monkey


Akhirnya selesai juga 😀

Sesuai janji saya dulu saat menuliskan tentang Honda Monkey, maka pada kesempatan kali ini saya akan mencoba menyampaikan hasil pengumpulan data tentang varian saudara si monkey yaitu Honda Dax. 😉

Langsung saja tanpa basa-basi, melihat dari kesuksesan memproduksi Honda Monkey yang dapat diterima oleh pasar (konsumen), pada tahun 1968 Honda berinovasi  membuat dan mengembangkan sebuah prototype dari basis mesin Monkey dengan ukuran yang lebih besar serta mampu memuat dua orang penumpang (rider+boncenger). Kapasitas mesin diperbesar dari 50cc menjadi 70cc dengan 3 percepatan semi-automatic agar tenaga yang dihasilkan lebih besar. Penggunaan Rangka model  monokok membuatnya berbeda dengan monkey. Prototype ini sangat mirip dengan versi resmi yang dirilis pertama kali pada tahun 1969.

tulisane ra mudheng! 😆

Selain kapasitas mesin yang diperbesar, pada Dax atau yang disebut juga seri ST70Z menggunakan karburator dengan venturi lebih besar dan lubang inlet manifold memiliki sudut 90 derajat. Lanjutkan membaca Honda Dax saudaranya si Monkey