bang tigor rasa monster….. serem!!!


Saat istirahat siang tadi saya silaturahmi ke bengkel cat sahabat saya. Dan disana ada sesosok Tigor Revo yang udah dirombak habis dan nyaris kehilangan bentuk aslinya (kecuali knalpot) :mrgreen:

Tigor ini milik Bro Adit, juragan batik tetangga kampung saya. (jadi ingat visornya nempel di thunder saya tuh!) 😆

Bentuk asli tigor revo semua sudah pada tahu kan? kalo ada yang belum tahu kebangetan! tak kasih bocoran nih!

Tuh si Tigor (jadi ingat tigornya juragan bonsai yang mau dijual) 😆 Lanjutkan membaca bang tigor rasa monster….. serem!!!

sangarnya mesin balap wsbk, kita intip yuk! (bagian 5)


Selingan setelah pelajaran sejarah terus :mrgreen:

Kali ini saya kembali mengajak untuk melihat jerohan mesin balap WSBK.

Setelah berturut-turut dari mulai Kawasaki, BMW, Suzuki dan Yamaha maka kali ini giliran pabrikan sayap tunggal lewat Honda CBR 1000RR 😀

Tanpa banyak basa-basi mari kita lihat sosok jagoan Honda di ajang balap WSBK berikut ini.

dan berikut ini spesifikasinya :

Displacement:999.00 ccm (60.96 cubic inches)
Engine type:In-line four, four-stroke
Compression:12.3:1
Bore x stroke:76.0 x 55.1 mm (3.0 x 2.2 inches)
Valves per cylinder:4
Fuel system:Injection. Dual Stage Fuel Injection (DSFI)
Fuel control: DOHC
Ignition:Computer-controlled digital transistorized with three-dimensional mapping
Cooling system:Liquid
Gearbox:6-speed
Transmission type,
final drive:Chain
Fuel consumption:6.35 litres/100 km (15.7 km/l or 37.04 mpg)
Greenhouse gases:147.3 CO2 g/km. (CO2 – Carbon dioxide emission) Chassis, suspension, brakes and wheelsRake (fork angle):23.3°
Trail:96 mm (3.8 inches)
Front suspension:43mm inverted HMAS cartridge fork with spring preload, rebound and compression damping adjustability
Front suspension travel:109 mm (4.3 inches)
Rear suspension:Unit Pro-Link HMAS single shock with spring preload rebound and compression-damping adjustability
Rear suspension travel:137 mm (5.4 inches)
Front tyre dimensions:120/70-ZR17
Rear tyre dimensions:190/50-ZR17
Front brakes: Double disc
Front brakes diameter:320 mm (12.6 inches)
Rear brakes:Single disc
Rear brakes diameter:220 mm (8.7 inches)Physical measures and capacities
Dry weight:220.0 kg (705.5 pounds)
Weight incl. oil, gas, etc:199.1 kg (439.0 pounds)
Seat height:820 mm (32.3 inches) If adjustable, lowest setting.
Wheelbase:1,407 mm (55.4 inches)
Fuel capacity:17.78 litres (4.70 gallons) Lanjutkan membaca sangarnya mesin balap wsbk, kita intip yuk! (bagian 5)

Sejarah panjang norton motorcycle!!!


Kesempatan kali ini saya akan mencoba bercerita panjang lebar tentang sejarah sepeda motor buatan Inggris yaitu Norton 😀

Langsung saja mari kita mulai 😉

James Lansdowne Norton, lahir di Birmingham pada tahun 1869 dan dibesarkan di sebuah keluarga kelas menengah yang menganut paham religius yang taat. Kemudian saat remaja dia meninggalkan bangku sekolah dan magang ke pembuat sparepart sepeda dan segera terlibat dalam pembuatan rantai sepeda. Pekerjaan tersebut terhenti ketika ia menderita serangan penyakit demam rematik parah ketika ia berusia 19 tahun. Serangan itu begitu buruk sehingga dokter menyarankan bahwa melakukan perjalanan laut merupakan satu langkah terbaik untuk pemulihan kondisi kesehatannya. Anjuran tersebut dilakukannya pada tahun 1888, ia pergi ke New York Amerika dan kembali dengan menggunakan armada kapal new Trans Atlantic liners. Perjalanan laut tersebut cukup membantu mengurangi rasa sakit  tetapi ia tetap menderita penyakit tersebut seumur hidupnya. Lanjutkan membaca Sejarah panjang norton motorcycle!!!

Sekilas sejarah Indian Motorcycle


Warna merah memang identik dengan sifat berani, seperti juga ditunjukkan oleh pabrikan otomotif pada masa-masa yang lalu hingga masa sekarang. Beberapa Perusahaan Sepeda motor memilih warna ini sebagai ciri khas produknya, seperti Ducati dan Honda. Warna ini juga pernah digunakan pada awal-awal dimulainya industri sepeda motor. Sebagai contoh pada Sepeda Motor yang akan saya sampaikan berikut ini 😉

Sejarah singkat Sepeda Motor Indian, pada awal tahun 1900 ada dua orang bernama Oscar Hedstrom dan Oliver Hendee. Keduanya aktif menekuni perlombaan balap motor dunia pada waktu itu. Dua orang tersebut akhirnya sepakat untuk mendirikan perusahaan bernama Hendee Manufacturing Company dan membuat  prototype pertama sepeda motor Indian pada Tahun 1901. Lanjutkan membaca Sekilas sejarah Indian Motorcycle

Zündapp 1934 K500 500 cc


Yuk, kita review motor lawas lagi!

Kali ini kita sedikit melihat sejarah dari sepeda motor buatan Jerman yaitu Zundapp. 😉

Langsung saja, sejarah Zundapp dimulai pada tahun 1917. Dua orang Jerman bernama Dr Fritz Neumeyer dan Friedrich Krupp mendirikan sebuah perusahaan bernama The Nuremberg. Perusahaan ini pertama kali membuat sepeda motor dengan kapasitas 211 cc yang segera mendapat sambutan publik karena popularitas dan kehandalannya.

Kemudian pada tahun 1930 Zundapp mulai memproduksi sepeda motor dengan menggunakan mesin 4T buatan British Rudge Python engine. Dan pada akhir tahun 1933 hampir 100.000 unit Zundapp telah diproduksi. Lanjutkan membaca Zündapp 1934 K500 500 cc

HRD Vincent 998cc Series-B Rapide (1948)


Yeah…!! I Hate Monday!!! 😥 …. Do you?

Daripada mikirin kerjaan yang menumpuk mending kita belajar bersama tentang salah satu legenda superbike masa lampau.

HRD Vincent, pada artikel terdahulu saya pernah sedikit membahas tentang HRD Vincent ini dengan keberhasilannya memecahkan record kecepatan roda dua di Bonneville Salt Flats, Utah, USA. Sampeyan bisa membacanya diartikel ini. Pada kesempatan ini saya akan mengajak anda untuk melihat varian dari HRD Vincent dengan kode Series-B Rapide buatan Tahun 1948.

Setelah keberhasilannya memecahkan record kecepatan dengan pengendaranya Rollie Free dengan seri Black Shadow maka pada produksi selanjutnya Philip Vincent mengembangkan seri Black Knight dan Black Prince dengan fokus kepada penampilan, fitur dan kinerja mesinnya. Lanjutkan membaca HRD Vincent 998cc Series-B Rapide (1948)

Sebuah fenomena, di tahun 2011 sang raja masih tebar pesona!!!


Sebenarnya ini hasil pengamatan di daerah saya, dimana sebuah kendaraan yang sudah discontinue tapi masih banyak peminatnya. Bahkan sampai harus berburu 2nd hand ke ibu kota negara yaitu Jakarta.

Terkadang banyak orang yang sebel dengan raungan knalpot khas 2 stroke, apalagi jika box filter dibuka dan knalpot di belah. Dipastikan banyak pengendara lain ngedumel karena hal tersebut :mrgreen:

RX-King! Keputusan mengakhiri kehidupan sang legenda ini oleh Yamaha karena issue lingkungan dan konsumsi BBM yang cukup rakus banyak disesalkan kalangan speed freak, dengan teknologi sederhana minim perawatan namun power yang dihasilkan cukup memberikan sensasi yang tidak terlupakan.

Akhir-akhir ini didaerah saya permintaan terhadap RX-King 2nd meningkat pesat. ditengah berkembangnya wacana pembatasan premium oleh pemerintah dan bayang-bayang pajak progresif tidak menyurutkan para peminat untuk menjadikannya kendaraan ke dua ataupun ketiga. Dampak dari banyaknya permintaan tersebut maka harga jual meningkat pesat. RX-King keluaran tahun 2006 saja laku hampir 14 juta, apalagi keluaran akhir type low smoke antara tahun 2007-2008, bisa-bisa harga beli baru sama harga jual 2nd nya tetap (tergantung kondisi) 😯 Lanjutkan membaca Sebuah fenomena, di tahun 2011 sang raja masih tebar pesona!!!